Tampilkan postingan dengan label renungan hari ini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label renungan hari ini. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Maret 2017

PAKET KOMPUTER KASIR



PAKET KOMPUTER KASIR + SOFTWARE TOKO/
LAUNDRY/RESTO/APOTEK/COUNTER HP,..

Rp11,700,000.00 Rp 10,900,000.00
ANDA MAU PILIHAN YG LAIN DARI YANG LAIN ???
*) HARGA Sewaktu-waktu Berubah / Mengikuti KURS DOLLAR.
*) Harga termasuk Training ????
*) Harga diatas untuk Aplikasi STAND ALONE.
*) sudah termasuk software POS Kasir Stand Alone
 CALL 085229939317; pin D43990BE

Epson TM-U220

Rp2,575,000.00 Rp2,350,000.00

POSTRONIX


Printer Kasir Matrix Point MP7645 / TX-250
Rp1,950,000.00 Rp 1,850,000.00
 
Laci Kasir SECURE-BOX RJ-11/POSTRONIX
PLATEN JEPIT DARI BESI
Rp 950.000 Rp 900,000.00

Laci Kasir SECURE-BOX RJ-11/INTEGRAL
PLATEN JEPIT DARI PLASTIK
Rp 950.000 Rp 850,000.00


Laci Kasir Secure-Box USB


Rp1.150,000.00 Rp 980,000.00

Scanner BarcodeORBIT ( Autosense Laser )

Rp3,750,000.00 Rp 3,450,000.00

Scanner  Barcode Proxima 
Rp1,450,000.00 Rp 1,300,000.00

Scanner Barcode Datalogic Magellan 1100ii

Rp3,800,000.00   Rp3,700,000.00
Scanner Barcode Scanlogic CS-300

Rp850,000.00 Rp750,000.00

PINGIN MODEL LAIN , SILAHKAN REQUEST ???
www.tokoswalayan-anda.blogspot.com
www.tkseraya.blogspot.com
 
CALL / SMS : 085229939317 
pin BB : D43990BE
WA : 085229939317


Minggu, 13 Januari 2013

seraya komputer's photostream

sirandu mallqrb5
pwd45pwd44pwd43pwd42pwd41
pwd40pwd39pwd38pwd37pwd36pwd35
pwd34pwd33pwd32pwd31pwd30pwd29
grand opening

 INFO LEBIH LANJUT : call / sms :  085229939317
YM       :  solo_eko09
Email     :  solo_eko09@yahoo.co.id, paguvon09@gmail.com
FB        : www.facebook/ekobravo09
BB        :  32DB736C

Minggu, 24 Juni 2012

MOTIVASI


Belajar dari Kesalahan

Seorang karyawan di bagian dapur lupa memasukkan satu jenis bumbu ke dalam masakan yang tengah
 ia buat. Ketika masakan itu dihidangkan dan kemudian disantap oleh pengunjung restorannya, pengunjung itu merasakan hidangan itu “kurang sesuatu”. Si pengunjung komplain kepada manajer restoran.
Alih-alih mengakui alpa memasukkan bumbu tertentu, juru masak justru berusaha mengelak.

Ia tak ingin reputasinya sebagai juru masak rusak dan dikenai sanksi oleh manajer. Namun, dengan bersikap seperti itu, ia telah melakukan kesalahan kedua: membiarkan prosedur memasak berjalan seperti biasa tanpa perbaikan.  Setiap orang, dalam organisasi manapun, pernah berbuat kesalahan.

Namun banyak orang takut untuk mengakui bahwa mereka telah berbuat salah. Ancaman hukuman yang membayang-bayangi membuat seorang karyawan akan berusaha menyembunyikan kesalahan itu. Apalagi bila sanksinya keras.

Manajemen perusahaan yang baik akan membangun lingkungan kerja yang memungkinkan karyawan
berani dan bersedia mengakui kesalahan dan, yang lebih penting lagi, belajar dari kesalahan itu. Siapa
pun, direksi sekalipun, sangat mungkin melakukan kesalahan.
 Dalam mengambil kebijakan, dalam mengeksekusi keputusan, atau menjalankan tugas rutin sehari-hari.

Apabila kesalahan masih terjadi dalam suatu prosedur yang telah disusun secara cermat, berarti memang masih ada lubang dalam mata rantai prosuder yang harus diperbaiki.
Dengan menutup-nutupi kesalahan, maka lubang itu tidak akan diketahui dan prosedur tidak akan diperbaiki.
Artinya, kesalahan serupa sangat mungkin terjadi lagi dan hasil akhir suatu produk tidak seperti yang diharapkan. Lingkungan sebaliknya akan memberi dampak positif bagi individu karyawan maupun bagi perusahaan.

Sekedar contoh: seorang karyawa Toyota keturunan Amerika yang tengah magang di Jepang semula
telah bersiap untuk “mempertahankan diri” ketika ia diketahui berbuat salah dan ditanya oleh manajernya.

Di hadapan anggota tim yang lain, ia pun memaparkan apa yang ia lakukan.
Namun ia terbengong-bengong sebab ketika ia selesai berbicara, anggota tim lainnya justru bertepuk tangan.

Manajernya mengatakan, dari kesalahan yang ia perbuat, tim bisa mengidentifikasi masih adanya titik lemah di dalam prosedur yang selama ini mereka jalani.

Perbaikan prosedur kerja pun bisa dilakukan. Karena itu tim berterima kasih karena ia telah berani dan bersedia memaparkan kesalahan yang ia lakukan. Itulah salah satu manfaat yang diperoleh perusahaan karena karyawan mau bersikap terbuka dan lingkungan kerja menerima kesalahan sebagai hal yang wajar dalam aktivitas kerja.

Ada peluang-peluang perbaikan yang dapat terus dilakukan untuk memperbaiki kualitas proses maupun produk/jasa apabila karyawan tidak takut mengutarakan kesalahannya.

Dibandingkan ancaman sanksi yang keras, menyediakan lingkungan yang kondusif seperti itu akan lebih bermanfaat. ***) dari berbagai sumber

Selasa, 24 Mei 2011

Belajar dari Kesalahan1

Belajar dari Kesalahan

Bacaan: Amsal 14:1-35

Orang bijak berhati-hati dan menjauhi kejahatan, tetapi orang bebal melampiaskan nafsunya dan merasa aman. - Amsal 14:16
Tahun enam puluhan, sebelum era komputer dan elektronik, seorang juru tik yang ceroboh di Houston, Texas, mencari cara untuk memperbaiki kesalahan ketiknya. Ia menemukan cat putih di garasi yang diencerkan dengan cairan pengencer, lalu mulai menghapus kesalahannya dengan 'cat' itu. Ia menunggu cat itu kering lalu mengetikkan ejaan yang benar. Rekan-rekannya menyukai gagasannya dan ingin membeli larutan buatannya. Gagasan itu menjadi populer, sampai perusahaan 3-M membeli produk dan gagasannya dengan harga tiga juta dolar. Kini, kita mengenalnya sebagai Type-Ex. Ternyata, kesalahan pun dapat menjadi ide brilian.
Tidak perlu malu karena pernah berbuat kesalahan, selama hal itu dapat menjadikan kita lebih bijaksana dari sebelumnya. Keterbatasan pengetahuan, ketidaktahuan, lupa, dan masih banyak hal lain dapat membuat kita salah dalam bertindak dan mengambil keputusan. Dalam hidup, kita pasti akan mengalami rasanya melakukan kesalahan. Namun, yang penting adalah kenali kesalahan-kesalahan itu dan belajarlah darinya, supaya kita jangan terus berkubang di kesalahan yang sama.
Di dalam Alkitab, kita juga melihat beberapa tokoh besar yang semasa hidupnya pernah berbuat salah. Sebut saja Petrus. Ia pernah menyangkal Yesus sebanyak tiga kali, tetapi ia bertobat. Setelah dipulihkan, hidupnya pun menjadi berkat bagi orang banyak. Berbeda sekali dengan Yudas. Sama-sama murid Yesus, mereka juga sama-sama bersalah. Namun, bedanya Yudas lebih memilih untuk berkubang dalam lumpur dosa, sehingga ia mati sia-sia.
Presiden Roosevelt berkata, “Satu-satunya orang yang tidak membuat kesalahan adalah orang yang tidak pernah melakukan apa-apa.” Sedangkan Paul Galvin mengatakan, “Jangan takut dengan kesalahan. Kebijaksanaan biasanya lahir dari kesalahan.” So, tetaplah berkarya. Don't worry about fail! Ok?

(Imelda)

» Artikel Rohani ini diambil dari Renungan Harian Spirit