Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Mei 2013

PROLOG MODERN

"SUDAH JADI PROTAP" ( Prosedur Tetap ), 
Jika ada pertanyaan dari CALON Klien,kami selalu memberi pencerahan lengkap,
ibarat pertanyaan hanya satu, jawabnya sepuluh bahkan lebih,.. he he
Tetapi dari sekian pertanyaan mendasar jika kami rangkum dalam ringkasan
singkat terdapat beberapa hal pokok, misal :
  • Identitas
  • lokasi
  • harga dilanjutkan dengan negosiasi( bisa gagal atau kandas sama sekali
  • pertemuan
  • projek
  • finish
Tetapi dalam kenyataan, tidak sedikit setelah say hallo,.. hilang tanpa jejak,. kenapa dan kemana ya,..
  • Setelah beberapa waktu , karena sering jalan - jalan, ternyata toko si fulan yang pada kesempatan say hello, hanya mengatakan seputaran daerah a, misalnya,...ternyata pencerahan saya membuat yang bersangkutan mendapatkan barang dari si tetangga sebelah ( kompetitor ), padahal dengan kualitas dan harga yang bersaing.
  • Ada beberapa pelanggan setelah beberapa waktu COME BACK, dan melanjutkan say hello- nya dengan lebih serius.
  • Kesempatan ini kami pergunakan untuk Interview dan membuka tabir yang menutupi, ternyata DEMAND OF CUSTOMERS, permintaan pelanggan yang mendesak , itu tidak sesuai dengan harapannya, ...padahal untuk produk-2 sekala besar dan berat, pabrik membutuhkan waktu Produksi yang juga mempunyai standart dan kualifikasi tersendiri, untuk menjaga mutu barangnya.
  • Sedangkan barang-2 yang sudah siap pakai dan siap jual itu, itu hanya buatan negara luar, dalam hal ini IMPORT, misal: Scanner Handheld, Barcode Printer, Printer POS, Drawer ( Laci ),Sedangkan Supplis untuk beberapa Produk POS, sudah bisa dibuat dan di produksi oleh perusahaan lokalan, bahkan kadang Home Industri,.
  • Barang-2 yang membutuhkan waktu untuk pembuatannya, minimal 2 minggu, adalah RAK atau GONDOLA



Call : 085229939317
B B : 32DB736C / 56fdcec0
Email : solo_eko09@yahoo.co.id ;ekobs09@gmail.com

Selasa, 24 Mei 2011

Belajar dari Kesalahan1

Belajar dari Kesalahan

Bacaan: Amsal 14:1-35

Orang bijak berhati-hati dan menjauhi kejahatan, tetapi orang bebal melampiaskan nafsunya dan merasa aman. - Amsal 14:16
Tahun enam puluhan, sebelum era komputer dan elektronik, seorang juru tik yang ceroboh di Houston, Texas, mencari cara untuk memperbaiki kesalahan ketiknya. Ia menemukan cat putih di garasi yang diencerkan dengan cairan pengencer, lalu mulai menghapus kesalahannya dengan 'cat' itu. Ia menunggu cat itu kering lalu mengetikkan ejaan yang benar. Rekan-rekannya menyukai gagasannya dan ingin membeli larutan buatannya. Gagasan itu menjadi populer, sampai perusahaan 3-M membeli produk dan gagasannya dengan harga tiga juta dolar. Kini, kita mengenalnya sebagai Type-Ex. Ternyata, kesalahan pun dapat menjadi ide brilian.
Tidak perlu malu karena pernah berbuat kesalahan, selama hal itu dapat menjadikan kita lebih bijaksana dari sebelumnya. Keterbatasan pengetahuan, ketidaktahuan, lupa, dan masih banyak hal lain dapat membuat kita salah dalam bertindak dan mengambil keputusan. Dalam hidup, kita pasti akan mengalami rasanya melakukan kesalahan. Namun, yang penting adalah kenali kesalahan-kesalahan itu dan belajarlah darinya, supaya kita jangan terus berkubang di kesalahan yang sama.
Di dalam Alkitab, kita juga melihat beberapa tokoh besar yang semasa hidupnya pernah berbuat salah. Sebut saja Petrus. Ia pernah menyangkal Yesus sebanyak tiga kali, tetapi ia bertobat. Setelah dipulihkan, hidupnya pun menjadi berkat bagi orang banyak. Berbeda sekali dengan Yudas. Sama-sama murid Yesus, mereka juga sama-sama bersalah. Namun, bedanya Yudas lebih memilih untuk berkubang dalam lumpur dosa, sehingga ia mati sia-sia.
Presiden Roosevelt berkata, “Satu-satunya orang yang tidak membuat kesalahan adalah orang yang tidak pernah melakukan apa-apa.” Sedangkan Paul Galvin mengatakan, “Jangan takut dengan kesalahan. Kebijaksanaan biasanya lahir dari kesalahan.” So, tetaplah berkarya. Don't worry about fail! Ok?

(Imelda)

» Artikel Rohani ini diambil dari Renungan Harian Spirit

Belajar dari kesalahan2

Belajar dari kesalahan
February 28th, 2011 by catur
“Learning from the mistakes I make is one sure method to my own personal self-improvement”
Pengembangan diri adalah belajar, belajar adalah pengembangan diri. Jika Anda ingin lebih sukses dibanding pencapaian Anda saat ini, kuncinya ialah jangan pernah berhenti belajar. Hanya dengan belajarlah Anda akan berkembang dan menjadi lebih baik. Jadi untuk mengukur sejauh mana Anda bisa berkembang ialah dengan mengukur sejauh mana motivasi belajar Anda.
Kesalahan-kesalahan dapat terjadi karena berbagai macam kesalahan. Untuk mencegah terjadinya kesalahan yang sama dua kali, anda harus memahami akar permasalahannya. Sebagai contoh, anda seringkali berbicara dengan nada cepat dan marah; sering anda mengeluarkan kata-kata yang kurang baik. Anda harus mencari tahu apa yang menyebabkan anda marah pada saat itu.
Anda harus menghindari perasaan bersalah yang terus menerus karena telah berbuat kesalahan, namun pada saat yang sama, anda harus mencari jalan pemecahan dan melakukan tindakan perbaikan. Jika anda mengulang kesalahan yang sama, hal tersebut menunjukkan bahwa anda tidak mengalami suatu kemajuan dan menyebabkan kerugian yang berulang.
Seringkali kesalahan disebabkan oleh kebiasaan-kebiasaan yang buruk. Untuk mencegah kesalahan yang sama berulang, anda harus menghapuskan kebiasaan buruk tersebut. Hal ini memang tidak mudah dan membutuhkan usaha ekstra untuk merubah kebiasaan. Semakin cepat anda bisa merubah kebiasaan buruk tersebut, semakin cepat anda menghindari melakukan kesalahan yang sama.
Dari kesalahan-kesalahan yang telah anda buat, tentu saja anda akan semakin berkembang dan bijak. Kesalahan-kesalahan, dalam hubungannya dengan keberanian mengambil resiko, merupakan sesuatu yang krusial untuk kesuksesan anda. Hal yang terpenting adalah melihat kesalahan sebagai batu loncatan untuk mencapai sesuatu yang lebih tinggi dan kehidupan yang lebih baik.
Perhatikan kesalahan orang lain, pelajari dan ambil solusinya jika ada. Kemudian melangkah pasti menuju target. Tanpa harus khawatir kesalahan itu akan menghalangi jalan anda. Motivasi belajar dari kesalahan orang lain adalah hal mutlak yang harus dipahami secara mendalam. Tapi ingat jangan pernah tiru orang lain. Pelajari saja! Yang harus anda lakukan adalah bertanya dalam hati “Kenapa orang itu melakukan kesalahan”. Karena dengan belajar dari kesalahan orang sukses. Anda bisa menghindarinya lalu berjalan maju untuk meraih apa yang diinginkan.
“The only real mistake is the one from which we learn nothing.”

Jumat, 02 April 2010

Belajar dari Kesalahan.

Belajar dari kesalahan orang lain adalah titik ulang yang bagus, untuk kita simak dan pelajari.
Kenapa begitu, Pengalaman adalah adalaha guru yang paling baik. Dan jika kita padukan dengan pengalaman pribadi ataupun orang lain, akan berpengaruh juga kesorang-orang sekitar kita. Mulai dari tingkat keluarga, teman,karyawan, ataupun atasan kita.
Kata - kata bijak banyak dan sering kita jumpai disekitar kita dengan sengaja ataupun memang kita temukan, pada acara-acara tertentu, seperti seminar, selebaran, televisi dan lain lain.